Minggu, September 13, 2026

Distribusi Simpanan menurut LPS Per Desember 2025

 POSISI DESEMBER 2025

Distribusi Rekening Simpanan (Rekening)



Distribusi Nominal Simpanan (Triliun Rp.)

11,3% - 18,5%- 70,2% (komposisi diolah)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

POSISI DESEMBER 2024

Distribusi Rekening Simpanan (Rekening)



Distribusi Nominal Simpanan (Triliun Rp.)
12,5% - 20,4%- 67,1% (komposisi diolah)

================================================================

POSISI DESEMBER 2014

Distribusi Rekening Simpanan (Rekening)


Distribusi Nominal Simpanan (Triliun Rp.)

14,8% - 22,4%- 62,8% (komposisi diolah)


Konsentrasi nominal simpanan terus meningkat


Kelompok saldo

2014

2024

2025

Perubahan 2014–2025

≤Rp100 juta

14,8%

    12,5%

    11,3%

    turun 3,5 poin persentase

>Rp100 juta–Rp1 miliar

22,4%

    20,4%

    18,5%

    turun 3,9 poin persentase

>Rp1 miliar

62,8%

    67,1%

    70,2%

    naik 7,4 poin persentase


Struktur tersebut menunjukkan pergeseran penguasaan simpanan ke kelompok rekening bernilai besar. Pada 2014, rekening dengan saldo di atas Rp1 miliar menguasai 62,8% total simpanan. Proporsinya meningkat menjadi 67,1% pada 2024 dan 70,2% pada 2025. Sebaliknya, bagian kelompok saldo maksimal Rp100 juta menyusut dari 14,8% menjadi 11,3%.


Perubahan ini tidak berarti nominal simpanan kelompok kecil turun. Nominalnya justru meningkat dari Rp617,49 triliun pada 2014 menjadi Rp1.144,91 triliun pada 2025. Namun, pertumbuhannya lebih lambat daripada pertumbuhan simpanan kelompok besar sehingga porsinya terhadap total simpanan terus menyusut.

Dengan demikian, persoalan utamanya bukan penurunan nominal secara absolut, melainkan perubahan distribusi relatif yang semakin terkonsentrasi pada rekening bernilai besar.


Rata-rata saldo menunjukkan polarisasi


Kel. saldo

2014

    2024

    2025

Perubahan 2014 - 2025

≤Rp100 juta

Rp3,93 juta

    Rp1,84 juta

    Rp1,74 juta

 turun 55,7%.                  

>Rp5 miliar

Rp23,56 miliar    

    Rp32,63 miliar    

    Rp37,51 miliar    

  naik 59,2%


Rata-rata saldo rekening maksimal Rp100 juta turun dari Rp3,93 juta menjadi Rp1,74 juta. Pada saat yang sama, rata-rata saldo kelompok di atas Rp5 miliar meningkat dari Rp23,56 miliar menjadi Rp37,51 miliar.

Perbedaan arahnya memperlihatkan polarisasi:

  • jumlah rekening kecil berkembang sangat cepat, tetapi rata-rata saldo setiap rekening semakin rendah;
  • jumlah rekening besar relatif sangat sedikit, tetapi rata-rata saldonya semakin tinggi;
  • kenaikan total simpanan tidak tersebar secara proporsional pada seluruh kelompok rekening.


Namun, penurunan rata-rata kelompok bawah tidak otomatis berarti setiap nasabah menjadi lebih miskin. Angka tersebut juga dapat dipengaruhi oleh pembukaan rekening baru bersaldo kecil, rekening bantuan sosial, rekening pelajar, rekening digital, dan kepemilikan beberapa rekening oleh satu orang.


Pertumbuhan 2024–2025 sangat terkonsentrasi


Indikator

2024

2025

    Pertumbuhan

Total simpanan

    Rp8.873,13 T

    Rp10.088,62 T

    13,7%

Simpanan ≤Rp100 juta

    Rp1.106,95 T

    Rp1.144,91 T

    3,4%

Simpanan >Rp5 miliar

    Rp4.714,38 T

    Rp5.787,42 T

    22,8%


Total simpanan bertambah sebesar:

Rp10.088,62T−Rp8.873,13T=Rp1.215,49T


Tambahan simpanan pada kelompok di atas Rp5 miliar mencapai:

Rp5.787,42T−Rp4.714,38T=Rp1.073,04T


Kontribusinya terhadap kenaikan total simpanan adalah:

(Rp1.073,04T / Rp1.215,49T) ×100%=88,3%


Artinya, sekitar 88,3% kenaikan nominal simpanan selama 2024–2025 berasal dari kelompok rekening di atas Rp5 miliar. Sementara itu, kontribusi kelompok maksimal Rp100 juta hanya sekitar Rp37,96 triliun atau 3,1% dari tambahan total simpanan.

 

Tidak ada komentar: